Minggu, 26 Agustus 2018

Amoxicillin

Amoxicillin merupakan salah satu jenis golongan antibakteria, merupakan antibakteri yang sangat dikenal dan sering digunakan di masyarakat, berdasarkan struktur kimianya Amoxicillin termasuk antibakteria golongan penisilin yang bekerja menganggu sintesis asam amino yang membentuk dinding bakteria sehingga menyebabkan dinding sel bakteria mudah rusak dan pecah.
Penggunaan Amoxicillin yang sangat luas berhubungan dengan spektrum luas yang dimiliki oleh antibakteri ini sehingga sifat bakterisidanya dapat membunuh bakteri gram positif dan negatif, selain itu faktor harga dan ketersediaannya juga menjadi alasan penggunaannya.
Secara farmakinetik obat ini dapat terserap dengan baik melalui saluran cerna sehingga secara administrasi sangat cocok diberikan secara oral, secara distribusi obat ini 20% terikat pada protein plasma sehingga lebih kurang 80% dalam bentuk bebas yang mengakibatkan onset of action nya relatif cepat,  sementara penetrasinya sangat baik hampir di semua organ tubuh manusia kecuali susunan syaraf pusatsementara ekresi nya utuh melalui urin.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemberian obat ini terutama tingginya tingkat alergi di masyarakat sehingga anamnesis dan uji sensitifitas obat sangat penting dilakukan sebelum penggunaannya.
Dosis lazim yang sering digunakan per oral adalah 0,25-0,5 g tid untuk dosis dewasa sedang kan pada anak adalah 20-40 mg/kg berat badan/hari dibagi dalam 3 dosis
Dalam Daftar Obat Esensial Nasional obat ini tersedia dalam sirup kering 125 mg/5 mL, sir kering 250 mg/5 mL, tab 250 mg, tab 500 mg.

Referensi
Buku Farmakologi dan Terapi FK UI, Edisi 6, 2016
Buku Farmakologi dan Terapi Katzung, 2006).

0 komentar:

Posting Komentar