Kamis, 13 Juli 2017

Captopril

Pendahuluan 
Kaptopril merupakan golongan penghambat kerja enzim pengubah Angiotensin atau lebih dikenal dengan Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor (ACE-Inhibitor), bekerja dengan cara menghambat pelepasan ACE dari paru dan ginjal sehingga Angiotensin I tidak dirubah menjadi Angiotensin II  yang mengakibatkan vasodilatasi arteriol dan venule, selain itu kaptopril juga menurukan sekresi aldosteron sehingga terjadi sekresi urin,natrium dan retensi kalium. Kaptopril juga mengurangi degradasi bradikinin yang juga menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah.  
Kaptopril adalah ACE inhibitor yang pertama kali ditemukan dan digunakan luas di klinik dan bekerja secara langsung tanda harus diubah dahulu menjadi bentuk aktif di dalam tubuh. 

Farmakokinetik
            Kaptopril diabsobsi dengan baik bila diberikan oral dengan tingkat bioavailabilitas mencapai 70-75 %. Namun sebaiknya obat ini diberikan 1 jam sebelum makan oleh karean makanan dapat menurunkan absorpsi hingga 30 %. Metabolisme obat ini terjadi di hati dan eksresi terutama melalui ginjal.
Efek Samping
Batuk kering merupakan efek samping yang sering muncul sebagai akibat peningkatan bradikinin dan substansi P dan I serta prostaglandin. Efek samping yang lain berupa hipotensi, hiperkalemia, rash, edema angioneuretik, gagal ginjal akut, protein uria, efek teratogenik.
Indikasi
            Kaptopril diindikasikan pada pasien hipetensi ringan, sedang dan berat, hipertensi dengan diabetes melitus karena memiliki efek mengurangi retensi insulin, hipertensi dengan dislipidemia, hipetensi dengan obesitas, hipetensi dengan gagal jantung kongesti,hipertensi dengan hipertrofi ventrikel kiri, penyakit jantung koroner, selain itu kaptoril juga dapat digunakan untuk mengurangi protein uria dan sindrom nefrotik.


Kontraindikasi dan Perhatian
Kaptopril dikontraindikasikan bagi wanita hamil dan menyusui, stenosis arteri renalis bilateral dan unilateral pada keadaan ginjal tunggal. Pemberian obat ini harus hati-hati pada hiperkalemia atau orang yang mendapat diuretik hemat kalium.
Sedian dan Dosis
            Dipasaran obat, kaptopril tersedia dalam bentuk sediaan tablet 12,5 mg , 25 mg,dan 50 mg dosis dapat diberikan 2-3x 12,5 mg sampai dengan 2-3 x 25 mg sehari.

Daftar Pustaka
Nafrialdi. Antihipertensi. Penghambat Angiotensin Converting Enzyme. Farmakologi dan Terapi FK UI. Ed 5. 2008;354-6

0 komentar:

Posting Komentar